Tips Memulai Bisnis bagi Pemula part 2
“Tips
Memulai Bisnis bagi Pemula part 2”
Menyambung tulisan
terdahulu ( Kiat Memulai Bisnis ),
kali ini saya akan membahas tips memulai bisnis bagi pemula lebih detail. Bagi
yang belum membaca bagian pertama, silahkan baca dulu:
KIAT MEMULAI BISNIS ( Tips jadi boss sukses )
Setelah Anda berani
bermimpi, memantapkan niat/tekad, sekarang saatnya mulai berbisnis!!
Memulai bisnis bagi sebagian orang mungkin menjadi
sebuah dilema. Banyak faktor yang menjadi bahan pertimbangan. Perasaan takut
usahanya nanti gagal, merasa belum siap untuk persaingan bisnis, dan yang
paling sering menjadi kendala adalah modal finansial.
Tak dapat
dipungkiri, modal finansial memang sangat penting karena tak ada bisnis didunia
ini yang bisa dijalankan tanpa modal serupiahpun. Jangankan untuk bisnis,
kencingpun bayar boss!!
Tapi menurut
pengalaman saya pribadi, itu bukan kendala utama. Karena tak mungkin ada orang
di dunia ini yang tidak yang tidak punya duit sepeserpun. Ayam aja punya duit,
masa Anda tidak hehe..
Oke boss, gak usah
panjang-panjang prolognya. Langsung saja ke langkah yang pertama
Cari usaha yang sesuai dengan isi kantong
Coba buka dompet,
lihat berapa lembar uang yang tersisa.
Seribu, sepuluh ribu, ratusan ribu atau bahkan jutaan rupiah?
Beruntunglah yang punya jutaan sehingga lebih banyak pilihan menentukan jenis
usaha yang akan dijalankan. Tapi bagaimana yang hanya punya puluhan ribu saja?
Cobalah untuk browsing di internet, ada banyak sekali peluang bisnis online di
sana yang hanya perlu modal beberapa ribu rupiah saja. Itupun cuma untuk biaya warnet
aja. Kalo bisa nebeng akses internet orang lain sih, paling cuma modal muka
tembok aja hehe... Bab ini nanti akan saya kupas dalam Bisnis Online: Meraup Duit Tanpa Modal?
Cari usaha yang sesuai hobi
Sebagian orang rela merogoh kocek hingga
jutaan bahkan milyaran rupiah untuk menekuni hobinya. Ingat, beberapa tahun
lalu orang rela merogoh kocek hingga ratusan juta hanya untuk sebatang sayuran
bernama gelombang cinta. Atau kolektor mobil antik yang harus membayar milyaran
rupiah hanya untuk membeli rongsokan peninggalan penjajah Belanda!!
Nah, asyik bukan
kalo kita bisa menekuni hobi sekaligus menghasilkan segepok uang?
Manfaatkan Apa yang Sudah Anda Miliki
Pernahkah mendengar teman Anda –atau bahkan
Anda sendiri- mengeluh, “Saya tak punya apa-apa”. Itu adalah keluhan yang super
lebay. Sejak lahir Tuhan telah menganugerahi kita dengan anggota tubuh dan
panca indra lengkap dengan otaknya.
Oke, taruhlah kita tak punya duit sepeserpun.
Tapi kita masih punya tangan untuk
mengerjakan sesuatu. Punya kaki untuk melangkah. Punya mata untuk melihat
peluang. Punya hidung untuk mencium aroma uang. Dan yang paling penting, punya
otak untuk berfikir, gimana cara mendapat uang?
Itu yang harus
dimanfaatkan!!
Manfaatkan Bakat yang kita punya
Masing-masing orang
memiliki bakat alami yang sudah melekat sejak lahir. Namun sedikit orang yang
menyadari bakatnya masing-masing. Tak masalah, tanyakan pada orang tua kita
karena biasanya mereka lebih tahu. Kalo pelu, tanyakan pada rumput yang bergoyang. Itu yang harus dimanfaatkan. Yang hobi masak
misalnya, bukalah bisnis yang tak jauh dari masak-memasak seperti buka warung,
katering, kursus masak dll. Yang berbakat otomotif bisa buka bengkel motor /
mobil, toko onderdil kendaraan dll.
Manfaatkan Rumah Kita
Selain sebagai
tempat tinggal, rumah juga bisa dimanfaatkan untuk tempat usaha. Memang,
idealnya tempat usaha tidak jadi satu dengan rumah tinggal. Tapi untuk tahap awal,
tak ada salahnya berfungsi sebagai keduanya. Selain irit karena tak harus
mengeluarkan biaya sewa tempat, kita juga lebih mudah untuk mengontrolnya.
Selain itu, kita juga tak perlu survey usaha apa yang cocok di lingkungan
sekitar. Toh kita sudah hafal dengan karakter warga sekitar dan apa yang mereka
butuhkan. Sehingga kita tak salah menentukan jenis usaha. Lucu kan, jika kita
maksa buka restoran mewah di kawasan kumuh. Siapa mau beli?
Beruntunglah Anda yang
tinggal di rumah besar dan lokasinya strategis sehingga banyak pilihan jenis
usaha.
Lalu gimana yang
tinggal di rumah kontrakan atau kos satu kamar? Jangan khawatir, sekecil apapun
rumah atau kosan, kita masih bisa menjalankan bisnis. Tentunya harus
menyesuikan dong. Tak mungkin kita buka showroom mobil di kontrakan satu petak.
Mau di taruh kemana tuh mobil? Di atas genting? Bukalah bisnis yang tak perlu display.
Seperti servis panggilan (awas, jangan pake otak ngeres ya?), jasa sebar
brosur, jual pulsa elektrik dll.
Tirulah usaha orang lain yang lebih dulu sukses
Dalam
dunia bisnis, sah-sah aja meniru usaha orang lain, Asalkan tidak menjiplak merk
dagang atau memalsukan produk orang lain. Makin banyak orang punya usaha
sejenis dalam suatu wilayah, justru makin bagus. Selain menciptakan persaingan
usaha yang sehat, juga makin cepat dikenal orang. Contohnya adalah sentra
sentra sepatu Cibaduyut, sentra tempe di Sanan Malang ataupun sentra kerajinan
kulit di Tanggulangin.
Itu tadi adalah
beberapa tips berdasarkan pengalaman pribadi saya sendiri. Tiap orang mungkin
punya pengalaman berbeda. Dan tidak semua orang bisa menerapkannya, tergantung
kondisi masing-masing. Tapi apa salahnya dicoba? Lebih baik gagal setelah
mencoba daripada tidak berhasil karena takut mencoba. Paling tidak jika kita
melakukan banyak hal, ada pengalaman yang bisa diceritakan pada anak cucu kelak.
Itupun kalau Anda gagal. Kalau berhasil?
Oke boss!! Demikian
tips dari saya. Saya hanya berharap makin banyak orang yang mau berkorban untuk
jadi boss yang bisa membuka lapangan kerja bagi orang lain. Alangkah makmurnya
kalau 90% warga Indonesia jadi boss dan 10%nya jadi big boss. Kulinya? Kita
import kuli dari Arab, Hongkong, Malaysia, Taiwan atau Singapura. Jangan
sebaliknya seperti sekarang ini.
Semoga bermanfaat.
Kalau belum bosan baca tulisan saya, silahkan
baca lanjutan ulasan ini berikutnya Langkah
Sukses Berbisnis
Komentar
Posting Komentar